Berjualan di *marketplace* saat ini semakin berdarah-darah. Selain biaya admin yang terus naik hingga memotong margin keuntungan Anda, fitur rekomendasi dari *marketplace* itu sendiri seringkali menampilkan produk kompetitor yang harganya seribu rupiah lebih murah dari produk Anda.
Bagaimana cara keluar dari lingkaran setan ini? Jawabannya bukan dengan menurunkan harga, melainkan dengan menaikkan Nilai (Value). Dan cara terbaik untuk menaikkan nilai adalah dengan membangun kolam Anda sendiri: Website Toko Online Mandiri.
Kenapa Perang Harga Berbahaya?
Perang harga adalah strategi *race to the bottom* (balapan menuju dasar). Ketika Anda menurunkan harga untuk menang dari toko sebelah, toko sebelah akan kembali menurunkan harganya. Hasilnya?
- Laba kotor (Margin) menipis.
- Kualitas pelayanan menurun karena budget ditekan.
- Sulit berkembang dan sulit menggaji karyawan tambahan.
"Konsumen yang datang hanya karena harga murah, akan pergi ketika ada yang lebih murah. Konsumen yang datang karena BRAND, akan menetap."
Kekuatan Branding Sendiri (.COM)
Bayangkan dua skenario ini. Anda membeli sepatu dari shopee.co.id/toko-sepatu-murah-88, atau Anda membeli dari sepatulokal.com. Mana yang terlihat lebih meyakinkan, eksklusif, dan premium?
Memiliki domain sendiri (.com, .id, dll) membuat brand Anda naik level secara instan. Konsumen tidak akan keberatan membayar sedikit lebih mahal jika mereka percaya pada kredibilitas *brand* Anda.
Kuasai Database Pelanggan Anda
Tahukah Anda kerugian terbesar berjualan murni di *marketplace*? Anda tidak memiliki data pelanggan Anda.
Nomor WhatsApp dan email mereka disensor. Anda tidak bisa mengirimkan pesan promo saat ada peluncuran produk baru. Anda dipaksa harus membayar iklan di dalam aplikasi *marketplace* untuk menjangkau orang yang *sudah pernah beli* dari toko Anda. Ini sangat tidak masuk akal secara bisnis.
Dengan website sendiri, setiap transaksi akan mencatat Nomor WhatsApp dan Email pembeli. Anda bisa melakukan *Follow-up* gratis selamanya!
Kesimpulan
Jangan tinggalkan *marketplace*, tapi jadikan itu sebagai salah satu *channel* pencari *traffic* (kolam umum). Begitu mereka membeli, arahkan pembelian kedua dan seterusnya ke website mandiri Anda agar Anda bebas potongan admin dan menguasai data pelanggan.
Jika Anda kesulitan hal teknis, serahkan pada ahlinya. Jasa pembuatan website seperti TokoMu siap membantu Anda memiliki sistem *e-commerce* canggih dalam hitungan hari.